-->

Monday, October 29, 2012

Pelajar jatim, Anti Radikalisme

Maraknya aksi radikalisme dikalangan pelajar saat ini membuat miris dunia pendidikan Indonesia. Bahkan, beberapa nyawa telah melayang sia-sia dan tak jarang aksi-aksi tersebut berawal dari hal-hal sepele seperti saling ejek dan lain sebagainya.
Melihat fenomena tersebut, perlu adanya tindakan-tindakan preventif baik dari pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua maupun lingkungan sekitar lainnya agar aksi-aksi tersebut tidak membudaya dan terjadi berulang-ulang.

Bagi-Bagi Voucher Beasiswa

Sebagai bentuk konkrit kepedulian IPNU pada pelajar, Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan beasiswa kepada pelajar kurang mampu tingkat SMP atau sederajat yang ada di Jawa Timur, Ahad (28/10/12).
Ketua PW. IPNU Jawa Timur, Imam Fadli mengatakan beasiswa ini adalah hasil kerjasama Pimpinan Wilayah IPNU Jawa Timur dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang jumlahnya ada sekitar seratus paket beasiswa yang dapat dicairkan dikantor pos.
“Beasiswa tersebut berupa voucher senilai Rp. 550 ribu yang bisa dicairkan dikantor pos-kantor pos terdekat  dengan berbagai persyaratan. Diantaranya, yakni surat keterangan keluarga kurang mampu disamping juga mereka harus mempunyai prestasi di bidang akademis maupun non akademis dan dibuktikan dengan raport dan sertifikat penghargaan serta lomba” ujarnya.